Manchester City Cetak Sejarah Baru !

yaya-toure-manchester-city-siap-cetak-sejarah-baru-bd80fb6

soccerwires.com – Sejarah baru mengiringi keberhasilan Manchester City ketika menaklukkan Paris Saint-Germain 1-0 pada leg kedua perempat final Liga Champions di Etihad Stadium, Selasa (12/4/2016) atau Rabu dini hari WIB. Ini untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, The Citizens melangkah ke semifinal kompetisi antarklub paling elite di Eropa itu.

Manchester City berhak lolos karena unggul agregat 3-2, setelah pada leg pertama pekan lau di Paris mereka bermain imbang 2-2. Kevin de Bruyne menjadi bintang Manchester Biru karena mencetak gol tunggal dalam laga ini.

Dalam pertandingan ini, PSG justru lebih dominan. Berdasarkan catatan WhoScored, mereka jauh lebih unggul dalam penguasaan bola, 64 persen berbanding 36 persen.

Dari segi agresivitas, walau PSG hanya melepas enam tembakan, empat di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan.

Menit-menit pertama, PSG mengambil kendali permainan. Skuat arahan Laurent Blanc tersebut nyaris menjebol gawang Joe Hart. Namun, tendangan bebas Zlatan Ibrahimovic masih ditepis Joe Hart.

Manchester City ganti mengancam lewat sepakan Sergio Aguero dari sisi kanan gawang PSG. Namun, tembakan Aguero hanya melebar.

Aksi Aguero di lini depan The Sky Blues memaksa Trapp melanggarnya di kotak penalti. Akibatnya, wasit Carlos Vellasco Carballo menunjuk titik putih.

Namun, Aguero gagal membawa Manchester City unggul karena tendangan penaltinya melebar ke sisi kiri gawang. Ini adalah kegagalan kedua Aguero dari tiga kali mengeksekusi penalti di Liga Champions.

Ketidakberuntungan Aguero tidak berakhir sampai di situ. Tabrakan dengan Thiago Motta dan Adrien Rabiot sempat membuatnya terkapar dan mendapat penanganan medis, sebelum kembali bermain.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, PSG harus kehilangan Thiago Motta yang mengalami masalah pada hamstring-nya.

Memasuki babak kedua, PSG terus menekan. Namun, mereka tidak bisa menembus lini pertahanan Man City.

Lucas Moura yang masuk menggantikan Motta mencetak gol setelah menerima umpan hasil kerja sama Ibrahimovic dan Edinson Cavani. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena Moura lebih dulu terperangkap offside.

Kevin de Bruyne akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-76 lewat golnya. Menerima umpan pendek Fernando, De Bruyne melepas tembakan dari luar kotak penalti PSG tanpa bisa dihalau Trapp.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *