Soccer and Gambling Information

Indonesia

This content shows Simple View

Agen Sbobet terpercaya | Situs Judi Bola | Agen Sbobet | Agen Sbobet| Agen Sbobet Casino| Agen casino online | Agen Judi Bola | Agen judi online | Bandar judi | Agen sbobet resmi | judi bola | Agen bola terpercaya | Agen sbobet | Situs Judi | Agen sbobet terpercaya | Agen casino online | Judi Bola Online | Judi online terpercaya | Agen resmi sbobet | Agen judi sbobet | Bandar bola terpercaya | Agen sbobet terpercaya | Sbobet livescore | Agen judi | Agen sbobet terbaik | Situs Taruhan bola | Agen sbobet | Situs Judi bola | Bandar bola | Situs judi online Sbobet live casino

Ibra Yakin MU Akan Juara Premier Tahun

soccerwires.com – Striker anyar milik Manchester United, yakni Zlatan Ibrahimovic mengakui bahwa dia optimistis bahwa MU bakal menyambut tahun ini yang sangat berbeda dalam ajang kompetisi ini. Zlatan pun sangat yakin bahwa United mampu meraih trofi dalam musim ini.

United yang tampil sangat menjanjikan dalam musim ini pun menuaikan banyak keyakinan untuk meraih trofi. Tim arahan pelatih Jose Mourinho ini pun berhasil meraih dua kali hasil yang menjanjikan dalam dua pertandingan pertama di Liga Inggris. Pertama, mereka pun sukses meraih kemenangan usai melawan Bournemouth dengan skor telak 3-1 dan juga berhasil meraih kemenangan dengan skor telak 2-0 atas kubu Southampton.

Kehadiran Ibrahimovic pun memberikan pengaruh yang sangat signifikan kepada performa MU. Pemain asal internasional Swedia ini berhasil mencetak 3 goal dalam dua pertandingan itu. Ibra yang berhasil membuat brace dalam pertandingan menghadapi Southampton.

Hasil-hasil yang bagus seperti itu pun membuat Zlatan mulai percaya diri bahwa United akan kembali lagi ke masa kejayaannya dengan meraih gelar pada musim ini sesudah mereka yang telah merasakan kesulitan dalam beberapa musim sebelumnya. Asal ingin berupaya dengan keras, maka United diyakinkan akan makin kuat dan hebat.

Saya percaya bahwa kalau kami akan bisa meraih trofi di musim ini. Saya dapat merasakan hal itu tersebut. Tetapi kami pun harus bisa tetap bekerja keras untuk bisa meraih hasil positif itu dan kami bakal melakukan semua hal untuk mengganggu seluruh tim yang lainnya untuk bisa mendapatkan gelar yang kami inginkan,” ujar Ibra yang seperti dikutip dari Soccerway.

Kini kami hanya memerlukan satu hal saja, kami harus tetap fokus untuk bisa membantu tim yang kini sedang saya perkuat. Yang pentingnya kami sudah mendapatkan dua hasil positif dari dua pertandingan perdana kami di Premier League,” sambung mantan pemain PSG ini.

Siapa yang berhasil mencetak gol itu tidaklah sangat penting. Selagi tim ini masih mampu meraih kemenangan. Iya, saya memang telah mencetak tiga goal dalam Premier League ini dan saya pun gembira dengan hasil tersebut. Tetapi, kompetisi ini baru saja mulai.

Musim masih sangat panjang dan saya sendiri harus tetap bekerja dengan keras untuk membantu tim, dan tim pun harus bekerja keras dengan perlahan-lahan kami bakal bisa bermain dengan sangat bagus dan makin bagus lagi. Jadi, kita akan lihat hasilnya pada akhir nanti,” tutup pemain asal internasional Swedia ini.



The Foxes’ tak berdaya ketika hadapi Barcelona dan PSG

079683000_1469947874-_20160731REU_PSG_vs_Leicester_06

soccerwires.com – Sebagai jawara Premier Leagur Leicester City tentunya akan menjalankan kesibukan luar biasa dengan padatnya pertandingan yang akan dilakoni, baru pertama kali menjadi juara tentu saja The Foxes termasuk ‘hijau’ dalam hal menghadapi tim-tim besar dibenua Eropa yang akan menjadi agenda mereka musim mendatang di ajang Liga Champions.

Leicester City menyedot perhatian dunia ketika secara mengejutkan mereka berhasil sukses mengalahkan tim-tim raksasa pelanggan papan atas Premier League, kebetulankah? Memang sejak mereka masuk dalam persaingan 5 besar mendekati penghujung musim kompetisi banyak pihak meragukan, tapi ketika mereka berhasil menggondol tropy semua keraguanpun lenyap.

Kini menyambut musim baru tak berbeda dengan yang lain Claudio Ranieri juga membuat persiapan untuk armadanya, datang dan pergi nya pemain adalah sesuatu rutinitas dan aktifitas tahunan yang sudah menjadi tradisi, mengisi pertandingan ujicoba pramusim menjadi ajang persiapan bagi para pelatih untuk mempersiapkan squad barunya.

Sebelum berangkat touring ke Amerika Serikat jalankan ajang pramusim International Champions Cup 2016 dua laga ujicoba dilalui pasukan Claudio Ranieri dengan kemenangan, 3 laga dipentas ICC 2016 dilalui dengan 2 kekalahan dan 1 pertandingan imbang, berimbang dengan Celtic 1-1 kemudian kalah 4-0 dari PSG dan 4-2 dari Barcelona  menjadi pedoman bagi Ranieri untuk berbenah diri.

Dua kekalahan dari dua klub pelanggan Liga Champions mengisyaratkan kalau Leicester City harus mempersiapkan diri lebih matang lagi untuk menyambut musim baru kompetisi terutama dipentas Liga Champions yang akan mereka lakoni nanti, sisa waktu sudah mepet setidaknya Ranieri memiliki gambaran peta kekuatan squad olahannya ketika dia berkesempatan untuk menjajal kekuatan dua klub raksasa dari Eropa itu.

“Ini yang saya inginkan, selama ini klub belum memiliki pengalaman melawan klub lain dibilangan Eropa, sebuah kesempatan pembelajaran yang sempurna untuk kami ketika berhadapan dengan klub seperti Barcelona dan PSG, banyak hikmah didapat dari pertandingan ini banyak hal didapat dan kami harus memperbaiki banyak kekurangan di squad ini untuk mendapatkan hasil positive” ungkap Ranieri.

Ini baru pertandingan bayangan tapi sangat penting dan berarti bagi seorang pelatih untuk menyusun kekuatan seiring komposisi squad yang sudah pasti berubah dari musim lalu, kondisi squad yang masih jauh dari kata sempurna ketika masih ada pemain inti yang berhalangan turut menjalankan laga percobaan pramusim ini.

Akhir pekan esok 7 agustus 2018 pertandingan kompetitif pertama akan dijalankan Leicester City dalam ajang perebutan trophy Community Shield, bertemu Manchester United pertandingan akan berlangsung di Kingston Communication Stadium, bersiaplah akhir pekan depan 13 agustus 2016 Premier League sudah kembali datang menghibur semua penikmat sepakbola dunia.



Jeremy Mathieu Siap Bersaing Secara Sehat

960
soccerwires.com – Pada musim panas ini Barcelona memang melakukan perubahan yang cukup besar di lini pertahanannya tercatat sudah ada tiga nama yang memastikan hengkang dari Camp Nou yaitu Adriano Correia, Marc Batra dan Dani Alves. Pihak klub sejauh ini sudah menghadirkan dua nama baru di sektor tersebut yakni Lucas Digne dan Samuel Umtiti kehadiran dua nama muda tersebut diharapkan bisa langsung memberikan kontribusi yang signifikan terhadap Blaugrana. Persaingan untuk mendapatkan dua posisi di tim utama dipastikan berjalan ketat satu nama yang sudah hampir pasti menjadi starter adalah Gerrard Pique sedangkan pendampingnya masih belum bisa dipastikan dengan jelas oleh sang pelatih, Luis Enrique. Barcelona sendiri masih memiliki dua nama bek senior Jeremy Mathiue serta Javier Mascherano mereka sudah menegaskan tidak akan takut untuk bersaing dengan nama-nama lainnya.

Mathiue dalam komentarnya bersama media menyatakan bahwa saya sama sekali tidak bermasalah dengan kehadiran pemain baru karena ini akan membuat skuad Barcelona menjadi lebih dalam dan siap untuk kembali meraih banyak gelar juara dimusim mendatang. Digne dan Umtiti kini merupakan rekan setim jadi kami akan saling membantu untuk memberikan performa terbaik kepada klub tentunya persaingan yang sehat akan terjadi karena kini kami banyak dihuni oleh pemain berkualitas. Perubahan di musim panas ini memang terlihat cukup positif karena sebelumnya lini pertahanan Barca cukup banyak dihuni oleh para pemain senior, ini merupakan sebuah penyegaran yang wajib dilakukan oleh pihak manajemen.

Dominasi Barcelona di pentas La Liga pada musim mendatang bisa diyakini akan terus berlanjut, beberapa perubahan yang dilakukan oleh pihak klub akan membuat Messi dkk menjadi lebih tangguh, target untuk menyapu bersih semua gelar juara adalah sebuah hal yang diinginkan oleh Luis Enrique. Pada musim lalu Barcelona hanya mampu meraih trofi La Liga serta Copa del Rey, kegagalan di Liga Champions meninggalkan bekas yang mendalam pada para pemain Barcelona mereka semua masih tidak mengerti mengapa bisa disingkirkan oleh Atletico Madrid. Kini klub asal Catalan ini tengah menjalani sejumlah laga pramusim di Eropa dan mereka menghindari perjalanan panjang ke benua Amerika dan Asia agar para pemain tidak mengalami kelelahan.



Gonzalo Higuain menjadi pemain termahal di Serie A saat ini

a.espncdn.com

soccerwires.com – Pada akhirnya transfer terpanas di Serie A Italia terjadi Gonzalo Higuain diperdagangkan oleh Napoli kepada Juventus dengan tebusan sebesar € 94 juta, Napoli memang sengaja memagar bomber Argentina milik mereka dengan bandrol yang super tinggi untuk mencegah ‘pembajakan’ di transfermarket, namun karena sudah kelewat jatuh cinta La Vecchia Signora berani menerima tantangan dengan menyetujui harga yang dipasang.

Gempar dan nama Gonzalo Higuain pun memenuhi ruang berita media-media di Italia ketika Gonzalo Higuain sebagai tulang punggungnya kekuatan Napoli sudah menjalankan proses dengan melakukan tes kesehatan di RS Moraleja di kota Madrid 22 juli 2016 guna menuju ke Turin, ini bukan lagi gossip atau issue tapi semua foto-foto aktifitas juga sudah beredar dimedia olahraga.

Bahkan dalam berita disebutkan kalau CEO Juventus Giuseppe Moratta beserta Direktur khusus olahraga Fabio Paratici meluangkan waktu untuk hadir dan melepas acara pengundian scedulle pertandingan untuk Serie A musim mendatang.

Pecah sudah rekord transfer terbaru di Serie A sepanjang sejarah yang sebelumnya disandang Hernan Crespo ketika Lazio menebusnya dari Parma dimusim kompetisi 2000 silam, ketika itu Hernan Crespo bernilai € 55 juta dan belum ada lagi selama 16 tahun terakhir transaksi ditransfer market khususnya Serie A yang dapat memecah rekord tersebut.

Bukan saja memecah rekord sebagai transaksi pemain termahal sepanjang sejarah Serie A tapi sekaligus juga dalam sejarah transfer dalam tubuh Juventus sendiri, sebelumnya Gianluigi Buffon tercatat sebagai pemain yang paling banyak menguras kantong managemen Juventus pada musim 2001 lalu, ketika itu The Old Ladys harus menyediakan € 53 juta untuk meminang Buffon dari Parma.

Sebagai seorang striker memang perform Gonzalo Higuain selama berjersey Napoli terbilang sangat menggiurkan, total bermain untuk 146 pertandingan dirinya berhasil mengantongi 91 goal, special musim barusan Gonzalo Higuain berhasil membuktikan ketajamannya dengan menghadirkan 36 goal dan menobatkan dirinya sebagai top scorer Serie A 2016.

Diusia yang tidak muda lagi Gonzalo Higuain yang sudah mengikat janji kerja dengan Juventus hingga kepenghujung musim 2020 dikabarkan akan menerima upah kerja sebesar € 7,5 juta/musim kompetisi, tentu saja pantang bagi Higuain untuk menolak tawaran rezeki nomplok yang datang kepadanya ini.

Jika di Stadium Juventus akan ada berita sukacita maka berita kebalikan datang dari kota Naples, usai beredar berita kalau klub sudah melego striker andalannya tersebut para tifosi setia Partenopei murka dan lekukan protes kepada klub, berbagai bentuk boikotpun diperlihatkan dari membakar kaos bernama Higuain, membuang ke jamban dan membakar foro Gonzalo Higuain yang dianggap berkhianat.

Maradona sebagai salah satu legenda pesepakbola sesama pendatang dari Argentina ikut berkomentar, dirinya yang pernah memiliki masa lalu bermain untuk Napoli dan ikut mengantarkan 2 trophy scudetto, 1 Piala UEFA dieranya dahulu merasa ikut bersedih untuk klub yang pernah dibelanya dulu.

“Memang saat ini Sepakbola sudah menjadi komoditas bisnis dimana tidak ada lagi nalar untuk mempertahankan nilai seninya, bukan lagi harga diri klub yang menjadi taruhan tetapi uang dan bisnis diatas segalanya, saya bersedih dengan apa yang diputuskan pihak managemen klub, walau itu hak mereka tapi perlu dipertanyakan apakah gengsi klub bukan lagi diatas segalanya?” tutur legenda hidup sepakbola Maradona.



Mou Memberikan Dukungan Kepada Allardyce

ALLARDYCE-rex-large_trans++qVzuuqpFlyLIwiB6NTmJwfSVWeZ_vEN7c6bHu2jJnT8

soccerwires.com – Jose Mourinho pelatih dari Manchester United memberikan dukungan penuh terhadap Sam Allardyce agar bisa menjadi arsitek Tiga Singa dan ia sendiri menilai pengalaman dari pria berusia 61 tahun tersebut akan bisa membuat Inggris tampil lebih baik pada masa mendatang.

Penampilan dari Rooney dkk pada ajang Euro 2016 yang baru berlalu memang bisa dinilai kurang memuaskan meskipun mereka berhasil lolos ke babak 16 besar namun diluar perkiraan tim ini harus menyerah dari Islandia, hasil tersebut memmbuat para fans merasa sangat kecewa dan arsitek Roy Hodgson merasa bertanggung jawab serta melepaskan jabatannya. Hingga kini Federasi Sepakbola Inggris (FA) memang sudah memiliki beberapa calon seperti Arsene Wenger dan Eddie Howe tapi tidak bisa dipungkiri jika Allardyce merupakan favorit kuat untuk menjadi pelatih berikutnya.

Mourinho dalam komentarnya bersama media menyatakan bahwa tekanan yang dihadapi oleh seorang pelatih timnas Inggris memang bukanlah suatu hal yang mudah karena sudah sangat lama tim ini tidak meraih sukses di sebuah turnamen besar meskipun mereka memiliki beberapa pemain berkualitas namun hasil yang didapatkan masih berada di bawah target. Jika melihat beberapa nama yang dipublikasikan oleh media maka Allardyce merupakan sosok yang tepat bagi timnas karena ia sudah memiliki pengalaman sangat bagus di Premier League meskipun dirinya tidak pernah menjadi pelatih di sebuah klub besar tapi dukungan dari fans akan membuat pelatih Sunderland ini bekerja lebih keras untuk mendapatkan hasil terbaik.

Skuad yang dimiliki oleh Inggris pada sekarang ini bisa dikatakan sangat baik karena memiliki beberapa pemain muda yang berpotensi untuk menjadi bintang besar di masa mendatang, regenerasi pemain kini sudah berjalan dengan lancar jika nama-nama muda ini bisa mengembangkan performanya dengan baik maka di Piala Dunia 2018 mendatang Inggris mungkin bisa menjadi salah satu kuda hitam yang cukup menakutkan bagi para lawan-lawannya. Pihak FA sendiri hingga saat ini masih melakukan pembicaraan serius untuk memilih pelatih baru dan pada beberapa pekan mendatang jawaban tersebut akan segera dipublikasikan kepada media.(



Zidane : Jese Merupakan Pemain yang Spesial

355611_heroa

soccerwires.com – Jese RodriguezManajer klub Real Madrid, yakni Zinedine Zidane sudah melihat Jese Rodriguez menjadi salah satu pemain muda yang memiliki potensial tinggi. Tetapi dia pun tidak rela melihat Jese tidak banyak mendapat waktu untuk bermain di atas lapangan.

Pemain yang lahir di La Palmas ini, merupakan salah seorang pemain jebolan akademi Real Madrid atau pun yang juga dikatakan menjadi La Fabrica. Pemain yang kini berusia 23 tahun ini mulai menjalani debut resmi dengan tim senior Real Madrid pada bulan Desember tahun 2011 lalu, usai dirinya baru menginjak diusai 18 tahun.

Jese sudah dinilai menjadi salah satu pemain paling baik di skuad Real Madrid. Pada tahun 2014 silam, jurnalis top asal Spanyol, yakni Guillem Balague, mengatakanya memiliki tekni yang lebih baik ketimbang bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo dalam ruangan sempit dan juga lebih bagus dari Gareth Bale di usianya yang sama.

Jese memiliki kehebatan yang sama bagusnya di kedua bagian kakinya. Itulah kenapa dia tidak kesulitan dimainkan di kedua daerah lapangan, dia juga bisa dimainkan di posisi sebagai penyerang utama dan juga di belakang penyerang.

Kemampuannya yang paling menonjolnya ialah ketika Jese memiliki kemampuan dan kecepatan dalam tekniknya tersebut. Dia pun dinilai memiliki penciuman yang sangat tajam sekali dengan gol. Media Sky Sports telah mencatakan bahwa Jese Rodriguez sudah mencetak goal dalam 6 dari 7 peluang perdananya turun menjadi starter bersama Real Madrid.

Namun sayang sekali Real Madrid pun memiliki pemain-pemain level tinggi yang tidak gampang ditepikan. Jese tidak mendapatkan banyak peluang untuk bermain sebab Real Madrid memiliki sosok yang seperti Karim Benzeman, Gareth Bale, yang terakhirnya sudah jelas Cristiano Ronaldo, atau bahkan salah satu gelandang mereka James Rodriguez yang di musim lalu silam pun sangat kesulitan mendapatkan tempat untuk bermain.

Sepanjang tahun kemarin, Jese bermain sebanyak 28 kali di La Liga. Tetapi total waktu dia bermain hanyalah 823 menit atau rata-rata Jese cuman tampil sebanyak 29 menit per pertandingan. Walau demikian, pemain yang kontraknya cuma tersisa selama satu tahun ini masih dapat berkontribusi 5 goal dan mencatatkan 7 assist didalam waktu keterbasan bermainnya itu.

Zidne mengaku bahwa Jese memiliki potensi yang besar sekali, tetapi di sisi lainnya dia pun sangat sulit memberikan peluang. Andai di posisi menjadi teman ataupun keluarganya, Zidane terang-terangan bakal menyarankan Jese pergi untuk mengembangkan dirinya.

Saya sangat menyukai Jese, dia merupakan kerangka dari salah satu pemain yang hebat,” ucapnya kepada Marca.

Tetapi dia tidak banyak dapat bermain di musim yang lalu dan kalau saya merupakan seorang keluarga ataupun temannya, saya bakal memberitahukan kepadanya untuk pergi dan mencat tempat yang bisa lebih banyak bermain.

Tetapi dia dapat bertahan di Real Madrid karena saya sangat mengenalnya dan juga kemampuannya,” tutup pelatih yang berhasil membawa Real Madrid meraih Liga Champions ini,



Ranieri: Mahrez Akan Bertahan

337F500700000578-0-image-m-6_1461522755606

soccerwires.comGelandang serang anyar kubu The Foxes, Leicester City, Riyad Mahrez, di kabarkan bahwa dirinya pada saat ini tengah banyak menjadi bidikan dari beberapa tim papan atas dari benuar Eropa.

Di antaranya seperti Paris Saint Germain dan Arsenal FC, di mana kedua tim tersebut di kabarkan merupakan tim yang paling besar kesempatannya untuk bisa mengamankan tanda tangan dari pemain berkabangsaan asal Aljazair tersebut.

Performa yang telah di perlihatkan oleh Mahrez bersama timnya pada musim kompetisi English Premier League musim 2015/2016 merupakan salah satu alasan yang sangat utama bagi tim sekelas Arsenal dan Paris Saint Germain untuk dapat bisa mengamankan servis dari sang pemain.

Walaupun pemberitaan tersebut kian berkembang di seluruh media di Eropa, pelatih dari Leicester City, Claudio Ranieri mengungkapkan bahwa Mahrez akan tetap bertahan di King Power Stadium.

Pelatih berkebangsaan asal Italia tersebut ini menyatakan bahwa Mahrez sampai saat ini masih merasa sangat nyaman sekali untuk dapat bisa tetap terus mengenakan seragam kebanggan dari Leicester City, dan Ranieri juga merasa sangat percaya sekali bahwa Riyad akan dapat memperlihatkan performa yang impresif miliknya pada Liga Inggris musim depan.

“Saya sangat percaya sekali dengan apa yang di miliki oleh Mahrez pada saat ini, di mana ia akan dapat bertahan bersama kami. Ia terlihat masih ingin tetap bersama kami, ia juga sangat menikmati sekali akan waktunya di sini, dan ia juga bukan lah sosok pemain yang suka mengatakan bahwa ia akan pergi dari tim, yang pastinya ia senang untuk bermain bersama kami.” Kata Ranieri seperti yang di beritakan oleh Soccerway Inggris.

Kontrak dari pemain internasional Aljazair tersebut ini bersama timnya baru akan berakhir pada tahun 2019 mendatang, pada musim lalu Mahrez yang berposisikan sebagai gelandang serang sektor kanan ini telah berhasil menciptakan gol sebanyak 17 buah dari 37 pertandingan yang sudah di mainkannya pada musim lalu.



a Tim Nasional Spanyol kalahkan Tim Nasional Republik Ceko 1-0

033875800_1465849229-000_BT7S2

soccerwires.com – Tim Nasional Republik Ceko di bombardir oleh Tim Nasional Spanyol di laga pertama group D kompetisi Euro 2016. Tapi, Tim Nasional Spanyol cuma menang 1-0 atas Tim Nasional Republik Ceko melalui golnya Gerard Pique. Dari menit awal, Tim Nasional Spanyol telah mendominasi pertandingan. Dibabak 1, Tim Nasional Spanyol terus bombardir lini belakangnya Tim Nasional Republik Ceko.

Tapi, ketika laga menyisahkan 4 menit barulah Tim Nasional Spanyol berhasil ungguli Tim Nasional Republik Ceko 1-0 melalui Gerard Pique usai manfaatkan operan Iniesta. Dengan raihan 3 point tersebut, Tim Nasional Spanyol kini telah mengumpulkan point 3. Pointnya Tim Nasional Spanyol dengan Tim Nasional Kroasia sama agen sbobet casino.

Tim Nasional Spanyol & Tim Nasional Kroasia juga mengoleksi 1 gol. Sehingga Tim Nasional Spanyol & Tim Nasional Kroasia kini huni peringkat 1, 2. Sedangkan Tim Nasional Republik Ceko & Tim Nasional Turki huni peringkat 3,4 dengan point 0. Babak 1, pertandingannya berlangsung pada tanggal 13 Juni 2016 di Stadion Municipal.

Tim Nasional Spanyol menguasai bola sebesar 67 persen. Meskipun gitu, Tim Nasional Republik Ceko sempat buat Tim Nasional Spanyol alami kesulitan karena tampil kokoh pada lini belakang. Tim Nasional Republik Ceko sering taruh 5 punggawa pada areal kotak terlarangnya. Tak cuma ingin jaga bagian tengah, Tim Nasional Republik Ceko pun waspadai areal pinggir situs taruhan bola.

Sebab Tim Nasional Spanyol punya 2 full back yakni Jordi Alba & Juanfran dengan sering kali menaiki depan untuk bantu lakukan penyerangan. Lini belakang Tim Nasional Republik Ceko begitu kokoh & Tim Nasional Spanyol pun mesti putar otak buat berpenetrasi. Tim Nasional Spanyol sempat lakukan umpan laju & juga selalu berhasil lini belakang Tim Nasional Republik Ceko amankan.

Tim Nasional Spanyol pun sering andalkan penampilan gesitnya Nolito & David Silva buat berpenetrasi. Dibabak 1, Alvaro Morata dapat 2 kesempatan baik. Yang ke-1, Alvaro Morata lepaskan tendangan usai terima operan David Silva. Namun tendangannya masihlah dapat penjaga gawang Tim Nasional Republik Ceko “Petr Cech” tepis.

Peluang ke-2, Alvaro Morata lepaskan tendangan. Namun tendangannya masihlah dapat Petr Cech tepis. Tim Nasional Republik Irlandia mengancam melalui Tomas Necid. Tapi sepakannya masihlah dapat penjaga gawang Tim Nasional Spanyol “David De Gea” blok. Babak 2, Roman Hubnik lepaskan tendangan dimenit 56. Tapi sepakannya masihlah dapat David De Gea hentikan.

Dimenit 65, Theodor Selassie menanduk bola yang hampir Pavel Kaderabek sambar. Tapi, sebelu Pavel Kaderabek sambar. Bola berhasil Cesc Fabregas halau pakai tendangan. Aritz Aduriz lepaskan sepakan salto. Tapi sepakannya masihlah gagal temui sasaran. Dimenit 86, Tim Nasional Spanyol berhasil ungguli Tim Nasional Republik Ceko 1-0 melalui Gerard Pique.



Don Carlo Memberi Kritik Ke United & Arsenal

Real-Madrid-Carlo-Ancelotti-Siap-Tinggalkan-PSG-Demi-Los-Blancos-640x386
soccerwires.com – Arsitek Bayern Munich di musim mendatang, Carlo Ancelotti sepertinya masih belum bisa melupakan ketatnya kompetisi di Premier League dan ia terus memantau perkembangan yang terjadi pada liga tersebut, salah satu hal yang cukup dikhawatirkan oleh pria asal Italia ini adalah klub-klub di Inggris kini lebih mengutamakan keuntungan finansial dibandingkan raihan trofi gelar juara bergengsi, hal ini sudah terbukti dengan jelas dimana dalam beberapa tahun terakhir mereka tidak mampu berbuat banyak pada panggung kompetisi eropa. Ada dua tim yang mendapat sorotan dari Don Carlo yakni Manchester United dan Arsenal finansial dari kedua klub tersebut memang sudah tidak perlu diragukan lagi namun penjualan saham kepada orang Amerika membuat mereka lebih mengutamakan bisnis daripada mendapatkan prestasi.

Ancelotti dalam komentarnya bersama media menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Wenger dan Ferguson dalam membangun klub sungguh sangat luar biasa mereka telah membuat Arsenal dan United menjadi salah satu klub yang diminati oleh fans seluruh dunia tapi masuknya beberapa investor asing membuat semua hal menjadi berbeda tidak bisa dipungkiri jika para pemiliki kini lebih mendahulukan kepentingan bisnis jika dibandingkan dengan trofi juara, hal tersebut bisa saja terus berlanjut sehingga kedua tim akan sulit menjadi yang terbaik di kompetisi. Apa yang dialami oleh Arsenal merupakan sebuah kasus yang rumit dimana mereka tidak menjadi juara dalam jangka waktu panjang padahal mereka selalu konsisten berada di empat besar.

Dalam beberapa tahun terakhir kompetisi Liga Inggris memang bisa dikatakan sebagai yang terbaik dunia hal tersebut tidak terlepas dari ketatnya persaingan untuk menjadi juara dan pada setiap pekan kejutan bisa saja terjadi ini sungguh berbeda dengan liga lainnya yang didominasi oleh beberapa klub.

Di musim yang baru berakhir Leicester secara mengejutkan tampil sebagai pemenangan tentunya ini merupakan tamparan keras bagi para tim unggulan dimana mereka sudah menghabiskan banyak dana untuk mendatangkan pemain baru namun sama sekali tidak membuahkan hasil, kejutan dari tim kecil diyakini bakal sulit terjadi lagi pada musim mendatang karena tim besar sudah melakukan pembenahan yang sangat serius.



Musim Depan Munchen Yakin Menangkan UCL

index

soccerwires.com – Jawara bertahan Bundesliga Jerman, FC Bayern Munchen di ketahui bahwa mereka pada saat ini telah memiliki sebuah target yang sangat inggi sekali untuk mengarungi musim depan, setelah dengan mendatangkan salah satu pelatih anyar dunia yang berkebangsaan Italia, Carlo Ancelotti.

Target mereka dapat di bilang tidak tanggung-tanggung, karena sang kapten kesebelasan dari FC Bavarians, Phillip Lahm cukup optimis sekali, bahwa pada musim depan timnya mampu untuk dapat bisa memenangkan gelar juara Liga Champions bersama pelatih baru mereka yakni Carlo Ancelotti.

Liga Champoions di ketahui bahwa memang merupakan salah satunya gelar yang sulit atau selalu tidak dapat bisa di dapati oleh tim asal kota Muncih tersebut dalam beberapa tahun terakhir ini, terakhir kalinya trofi Liga Champions berhasil di dapati oleh mereka pada musim 2012/2013 yang lalu.

Jika melihat rekam jejak yang di miliki oleh seorang Carlo Ancelotti, maka Lahm pun merasa sangat optimis sekali bahwa timnya akan bisa membawa kembali gelar juara bergengsi di benua Eropa tersebut, karena pada sebelumnya Carlo Ancelotti berhasil mendatangkan La Decima (gelar Liga Champions yang ke sepuluh) bagi Real Madrid CF pada musim 2013/2014 lalu.

“Saya sangat ingin sekali untuk dapat bisa memenangkan gelar juara Liga Champions kembali, dengan terpilihnya Ancelotti sebagai pelatih kami, maka ini akan semakin membuat kami sangat bersemangat sekali untuk dapat bisa mengejar akan impian kami dalam beberapa kesempatan yang ada pada saat ini, karena ia merupakan pelatih yang berpengalaman dan juga top dunia.” Terang Laham seperti yang telah di beritakan oleh Soccerway.

Untuk musim ini, Munchen di pastikan bahwa mereka tidak dapat bisa memenangkan gelar tersebut, karena langkah mereka di hentikan oleh Atletico de Madrid pada babak semifinal, yang menyakitkan ialah Lahm dan kawan-kawan hanya kalah akan agretifitas gol dari lawan mereka Atletico Madrid, yang di mana skor akhir dari pertandingan mereka berupa 2-2, namun Munchen kalah akan gol tandang.




top